Saturday, August 31, 2013

FRIEND-ING, TRAVEL-SHIP!

Ada makna lain dibalik sebuah perjalanan. Bukan sekedar menempuh perjalanan pulang pergi berkilo-kilometer. Bukan juga hanya untuk penghilang penat atau pengisi waktu luang. Saya percaya dibalik itu jika kita resapi ada sebuah makna yang bisa dipelajari.

Sepakat dengan mereka yang mengatakan di setiap perjalanan, bukan soal kemana kita pergi, melainkan dengan siapa kita pergi. Terbukti sudah untuk kesekian kalinya saya mengunjungi Jogja, dan kali ini mungkin menjadi yang paling berkesan.

Perjalanan singkat saya minggu lalu dengan beberapa kawan, menjelaskan banyak memoar yang terlukis dalam ramainya suasana kota malam hari, dinginnya udara gunung yang bersembunyi di balik awan, terbawa dalam aliran sungai yang dangkal dan tenang, lalu terangkai dalam gelapnya lorong goa yang terpatri indahnya stalaktit dan stalakmit serta terhias dalam gundukan pasir putih pantai bernadakan ombak yang berdesir-desir.

De Javu!
Saya pernah punya kenangan macam ini. Perjalanan jauh, dengan teman, dan memberikan cerita yang tak terlupakan hingga kini. Namun, kali ini saya terjun langsung untuk merencanakan dan mengurus segala sesuatunya. Perjalanan tamasya ini penuh dengan rasa kebersamaan, keintiman, keterbukaan untuk saling menceritakan, guyon, dan narsistik khas anak muda. Terlebih hamparan kekayaan alam yang Tuhan berikan pada negeri ini untuk kami tengok, jelajahi, arungi, dan resapi. Menambah cinta akan negeri sendiri. Kami menjadi lebih mengenal satu sama lain. Menguatkan temali atas nama persahabatan. 

Ah.. Syukur pada Tuhan yang selalu menghadirkan sekumpulan orang yang kerap memberi tawa-yang biasa mereka sebut sahabat-dalam setiap fase dalam hidup saya. Beginilah cara kita menikmati hidup, dengan kawan sepermainan, menikmati perjalanan, yang setiap jengkalnya penuh kenangan.

WHERE DO WE WANNA GO NEXT, GUUUUYYYSSSS????????