Ketika engkau sama-sama berlayar
Namun gelombang arus tak mempertemukan
Ketika arah angin enggan berkawan
Rasi bintang terselemuti gelap langit
Nyaris sulit matamu melihat pijarannya
Maka sejak itu kau tergolak
Pelan-pelan terdesak
Sebab rangkaian puisimu dihapusnya
Tirakatmu terabai
Dan kau hanya mampu terdiam
Bukan tak bernyali
Hanya saja upayamu untuk tahu diri
Menggelitik pikiran menyudahi pelayaran
Menggelitik pikiran menyudahi pelayaran
Merapatkan sampan yang sudah lapuk
tergerus ombak
Lepaskan!
Dengan tanda seru
Agar semua ikut berseru
Hingga risaumu lepas segera
Berubah bahagia
Meski tak miliki yang di
damba
Sedihmu tak berarti
Sementara dirinya sibuk berkelana
Jauh-jauh berlayar mencari tempat berlabuh
Ringan melangkah lebih dulu melepasmu
Semakin meninggalkanmu..