Kemarau ini...
Hujan tak kunjung datang
Tak ada dirinya yang biasa hadir bersama rerintik hujan
Senyumnya kini kering kerontang
Sinar mentari membuatnya terpanggang
Berguguran geloranya
Bak dedaunan kering yang kekurangan haranya
Rapuh dari rantingnya
Tak menyapa jari jemarinya
Dirinya semakin jauh
Pergi mengayuh mengejar impian yang ingin ditempuh
Bersama rintik atau derasnya hujan
Semua ini biasa tersampaikan
Hadir tanpa raga
Keteduhannya yang terasa
Tapi... Kemarau ini
Hujan tak kunjung datang
Jua semua ini tak usah tersampaikan
No comments:
Post a Comment