Saturday, September 1, 2012

Kemarau Ini... Hujan Tak Kunjung Datang

Kemarau ini...

Hujan tak kunjung datang

Tak ada dirinya yang biasa hadir bersama rerintik hujan

Senyumnya kini kering kerontang

Sinar mentari membuatnya terpanggang

Berguguran geloranya

Bak dedaunan kering yang kekurangan haranya

Rapuh dari rantingnya

Tak menyapa jari jemarinya

Dirinya semakin jauh

Pergi mengayuh mengejar impian yang ingin ditempuh

Bersama rintik atau derasnya hujan

Semua ini biasa tersampaikan

Hadir tanpa raga

Keteduhannya yang terasa

Tapi... Kemarau ini

Hujan tak kunjung datang

Jua semua ini tak usah tersampaikan


No comments:

Post a Comment