Akhir-akhir
ini, saya menjadi lebih perasa. Lebih banyak berimajinasi, merefleksikan diri,
menggunakan apa-apa yang bersumber dari naluri dan hati sendiri. Berpikir
dengan hati. Menggunakan firasat dan fantasi. Serta, bertindak melalui
pertimbangan-pertimbangan yang tak mampu terlihat inderawi. Melihat jauh ke depan dengan visi. Bukan halusinasi apalagi ilusi. Saat ke-Introvert-an saya makin menahun semakin berkurang kadarnya, sementara lain halnya dengan sisi Intuition saya yang justru semakin menjadi.
Kadang otak
saya membuat pertanyaan sendiri tentang suatu hal, dan beberapa saat kemudian
otak saya sendiri juga yang berpikir menemukan jawabannya. Saya bisa tahu walau
tanpa ada yang memberi tahu. Seakan antara hati dan otak terdapat satu tali
yang menghubungkan keduanya hingga mampu bekerja secara padu dan simetris.
Menangkap tanda-tanda alamiah dengan rasa peka yang akan menjadikannya sebuah jawaban atas sebuah pertanyaan.
Otomatis merasakan
apa yang ditunjukkan alam, lalu memikirkannya kemudian mengartikannya. Menemukan
arti dan makna dari apa yang selama ini terjadi. Meski terkadang tidak mengenakkan dan terkadang pula menyiksa hati. Entah ini suatu
kelebihan, anugerah atau kebetulan semata, tetapi apapun namanya ini tetap bagai
memakan buah simalakama!
Kemampuan
intuisi adalah sifat alami manusia, setiap individu mampu memiliki dan pernah
mengalaminya, namun hanya tingkatan kemampuannya saja yang berbeda-beda.
Intuisi sendiri termasuk kemampuan psikis, sifatnya personal, partikular, kadang tak logis.
Tidak semua
masalah dapat dijelaskan secara logis. Meski kadang terasa ironis karena sering
terkungkung dalam misteri-misteri belum terjawab yang menggelayut. Menghantui pikiran. Menghantui perasaan.
Saya percaya,
dengan intuisi saya mampu untuk menggerakkan pengalaman-pengalaman, melatih kepekaan dengan melihat apa yang masih menjadi abu-abu, dan alam
semesta akan membawa hasrat yang saya
inginkan dan jika waktunya sudah tepat, impian tersebut akan terwujud. Sebut sajalah ini kelebihan, dan saya patut bersyukur akan hal ini.
Cognitio Intuitiva!
No comments:
Post a Comment