Kala asa melambung tinggi
Diri mendamba arti
Pengakuan terpatri
Hidup tak hanya sekedar hidup
Hidup ingin diri teraktualisasi
Bagai pepohonan rimbun yang meniupkan angin kesyahduan
Rintik hujan menyejukkan
Matahari menghangatkan
Menjadi pelita bagi jiwa yang redup
Mengulur tangan menjabat mereka dengan kasih
Terus menapaki setiap langkah menuju puncak tertinggi
Seketika tersadar, semua masih berada dalam keabu-abuan
Melayang.. mengawang-awang
Mengapung terbawa derasnya arus
Tapi tetap tak ingin menenggelamkan
Tak mengapa, aku tlah melukiskan mimpi-mimpiku
Di tengah kanvas beralaskan tingginya langit dan luasnya samudera
Menentang lelah dan mengharap Ia mengijabah
No comments:
Post a Comment