Post kali ini agak sensitif tapi saya sama sekali nggak bermaksud untuk menyinggung atau menyakiti siapapun. Ini penilaian saya tentang wanita, wanita yang sudah mengambil keputusan untuk menutupi auratnya. Saya seringkali bertemu dengan wanita yang menggunakan hijab (terutama dikampus), jujur saya menilai lebih untuk wanita yang berhijab dibandingkan dengan yang tidak. Terlihat lebih cantik, anggun, dan sopan. Tetapi, apa jadinya jika kecantikan yang dapat terlihat itu tidak dibarengi dengan kecantikan batiniah atau yang biasa disebut dengan inner beauty? Kecantikan yang mereka punya dirusak oleh perbuatan yang tidak sesuai yang seharusnya tidak mereka lakukan.
It's OK kalo misalnya mereka cuma pakai kerudungnya untuk ke tempat-tempat keramaian dan melepasnya saat sudah dirumah. Tapi yang saya permasalahkan adalah sikap si individunya, berkerudung tapi nggak bisa jaga omongannya, berkerudung tapi suka gosip atau gibah, berkerudung tapi ngerokok, apalagi kalo berkerudung tapi nggak bisa jaga diri dan auratnya. Inti dari berhijab untuk wanita kan untuk menutupi auratnya, tapi ada yang rela tubuhnya dibelai, dijamah, dipeluk atau dirangkul dan bahkan lebih hanya karena alasan mereka melakukannya dengan pacarnya, orang yang mereka sayang. Tapi, tetep aja orang itu bukan muhrimnya. Yang paling memprihatinkan, kalo hijabnya itu ibarat jadi 'topeng' yang ia pakai. Menelanjangi dirinya sendiri dengan kemunafikan yang ia perlihatkan. Sok berdakwah untuk orang lain tapi tidak terlebih dulu untuk dirinya sendiri. Penilaian saya yang tadinya plus menjadi minus bahkan turun drastis buat mereka yang seperti itu.
Mungkin keputusan untuk berhijab bukan keputusan yang mudah bagi wanita, nggak heran kalo ada wanita yang beralasan belum siap, takut nggak bisa menahan godaan atau lebih baik menjilbabi hatinya terlebih dahulu baru tubuhnya. Bagaimanapun, menurut agama, menutup aurat itu adalah kewajiban untuk wanita maupun pria sejak lahir. Banyak yang berdalih menunggu kesiapan atau hidayah jika ingin berjilbab, tapi jika hanya menunggu seperti itu harus sampai kapan? aurat tidak ditutupi, perilaku juga tidak diperbaiki ya sama saja, malah yang seperti ini jelas lebih merugikan dirinya. Ada juga yang secara mendadak memutuskan karena mendapat mimpi.
Membingungkan memang untuk menilai dan memilihnya, yang mana yang benar dan yang keliru. Wanita yang berkerudung tapi prilakunya tidak santun atau mereka yang prilakunya santun tapi tidak berkerudung. Wallahualam... Tapi yang terpenting menurut saya adalah memilih wanita yang berprilaku dan berhati baik itu prioritas. Sekali lagi, ini bukan maksud saya menyinggung siapapun, hanya mengutarakan pandangan dan penilaian saya..dari persepsi dan sudut pandang saya.
No comments:
Post a Comment