"Kesabaran manusia itu ada batasnya" atau "Sudah habis kesabaran Saya". Kata-kata itu sering dijadikan dalih oleh sebagian dari kita ketika sudah tidak mampu lagi menahan emosi. Tetapi entah kenapa hingga sekarang saya termasuk orang yang percaya bahwa sebenarnya, kesabaran itu tidak ada batasnya!
Semua itu dimulai dari diri kita, tergantung niat yang kita punya. Jika kita berkehendak untuk bisa lebih sabar dalam segala masalah, maka sesungguhnya kita akan mampu untuk lebih bersabar. Namun hal ini harus terlebih dahulu dilihat dari konteks dan situasinya, memang kita harus dapat mengontrol diri disaat sedang emosi atau sedang menghadapi segala macam cobaan yang datang. Sementara disisi lain, terkadang kita perlu bertindak dan melawan ketika melihat atau mendapat kecurangan atau perlakuan yang semena-mena.
Ada kalanya kita harus bertindak cepat, namun bagaimana caranya tindakan yang kita ambil itu harus tetap rasional dan bukan hanya tindakan emosional semata. Kesabaran tetaplah diperlukan di saat-saat tertentu, jangan sampai kita dinilai bodoh atau menyesal karena mengambil keputusan yang salah hanya karena ketidaksabaran.
Gue belajar psikologi, dari apa yang gue pahami dari apa perkataan sebagian dosen yang menjelaskan tentang betapa dahsyatnya otak dan pikiran kita dalam mengatur segala aktivitas tubuh, perilaku, dan sikap kita, sebenarnya kita bisa memerintahkan diri kita sendiri untuk bisa selalu bersabar. Jika kita sudah mengubah mindset dan berbicara berulang-ulang pada diri kita sendiri "saya bisa lebih sabar...lebih sabar...dan terus sabar" atau "saya bisa sabar, saya bisa tenang" alhasil kesabaran yang di inginkan tersebut akan tercermin dari kita sendiri. Disaat kita sudah merasa sudah tidak mampu menahan emosi, berpikirlah bahwa kita bisa lebih sabar lagi, bukan malah berpikir kesabaran kita akan benar-benar habis dan kita siap meledakkan emosi tersebut menjadi amarah yang tak terkendali.
Life is a choice. Begitu pula hidup yang ibarat roda berputar, Tuhan akan memberikan cobaan dan segala macam permasalahan lainnya kepada umatNya. Jika semua sudah menjadi ketetapan seperti itu, kembali lagi semua keputusan ada ditangan kita. Cara mana yang akan kita pilih dalam menghadapi setiap permasalahan, tetapi satu hal yang masih gue percaya sampai sekarang, jika kita mau, kesabaran itu tidak ada batasnya! Nggak ada salahnya kan untuk mencoba sesuatu yang lebih baik?
No comments:
Post a Comment