Saya memang sedang berada di persimpangan
Persimpangan yang mebuat saya berhenti sejenak
Melangkah hati-hati
Antara kerikil dan benalu yang amat biasa untuk ada
Saya berpangku pada Sang pemberi kekuatan
Tak sekedar satu dua beban teremban
Hingga ragu pun berpadu
Pada diri yang memaksa senyum melagu
No comments:
Post a Comment