Monday, January 19, 2015

LEPASKAN!

Ketika engkau sama-sama berlayar
Namun gelombang arus tak mempertemukan
Ketika arah angin enggan berkawan
Rasi bintang terselemuti gelap langit
Nyaris sulit matamu melihat pijarannya

Maka sejak itu kau tergolak
Pelan-pelan terdesak
Sebab rangkaian puisimu dihapusnya
Tirakatmu terabai
Dan kau hanya mampu terdiam

Bukan tak bernyali
Hanya saja upayamu untuk tahu diri
Menggelitik pikiran menyudahi pelayaran
Merapatkan sampan yang sudah lapuk tergerus ombak

Lepaskan!
Dengan tanda seru
Agar semua ikut berseru
Hingga risaumu lepas segera
Berubah bahagia
Meski tak miliki yang di damba

Sedihmu tak berarti
Sementara dirinya sibuk berkelana
Jauh-jauh berlayar mencari tempat berlabuh
Ringan melangkah lebih dulu melepasmu
Semakin meninggalkanmu..

1 comment: